SEO & AI Search

Dofollow vs Nofollow: Apa Bedanya dan Mana yang Penting untuk SEO?

Masih bingung perbedaan backlink dofollow dan nofollow? Pelajari cara kerja keduanya, dampaknya terhadap SEO, dan bagaimana membangun profil backlink yang sehat.

Tim Linkara·26 Mei 2026·4 menit baca
Dofollow vs Nofollow: Apa Bedanya dan Mana yang Penting untuk SEO?

Ketika mulai belajar SEO, salah satu istilah yang hampir pasti akan kamu temui adalah backlink dofollow dan backlink nofollow.

Banyak pemilik website langsung berasumsi bahwa dofollow selalu bagus dan nofollow tidak berguna.

Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu. Memahami perbedaan keduanya akan membantu kamu membangun strategi backlink yang lebih sehat dan menghindari ekspektasi yang keliru saat menjalankan campaign SEO.

Apa Itu Backlink Dofollow?

Secara sederhana, backlink dofollow adalah link yang memungkinkan mesin pencari mengikuti tautan tersebut dan meneruskan sebagian otoritas dari website sumber ke website tujuan.

Ketika sebuah blog memberikan backlink dofollow ke website kamu, Google dapat menganggap link tersebut sebagai bentuk rekomendasi editorial — itulah kenapa backlink dofollow sering dianggap paling bernilai dalam strategi SEO.

Jika kamu masih baru dengan konsep backlink secara umum, baca juga panduan Mengenal Backlink.

Apa Itu Backlink Nofollow?

Backlink nofollow menggunakan atribut rel="nofollow". Atribut ini memberi sinyal kepada mesin pencari bahwa website sumber tidak secara langsung memberikan endorsement terhadap website tujuan.

Secara historis, link nofollow tidak meneruskan authority seperti link dofollow. Namun dalam praktik SEO modern, link nofollow tetap memiliki nilai tertentu — mendatangkan traffic, meningkatkan brand awareness, dan membantu profil backlink terlihat lebih natural.

Perbedaan Dofollow dan Nofollow

AspekDofollowNofollow
Dapat diikuti GoogleYaTerbatas
Meneruskan authorityYaTerbatas
Potensi dampak SEOTinggiTidak langsung
Potensi trafficYaYa
Nilai brandingYaYa

Karena itu, melihat nofollow sebagai "tidak berguna" adalah kesalahan yang cukup umum.

Apakah Semua Backlink Harus Dofollow?

Tidak. Justru profil backlink yang seluruhnya dofollow bisa terlihat tidak natural.

Di dunia nyata, website biasanya mendapatkan kombinasi dofollow, nofollow, mention tanpa link, dan citation. Campuran seperti ini lebih mencerminkan pola pertumbuhan backlink yang alami.

Mana yang Lebih Penting untuk SEO?

Jika tujuan utamanya adalah meningkatkan otoritas domain, backlink dofollow biasanya lebih dicari. Namun kualitas tetap lebih penting daripada jenis link.

Contohnya: dofollow dari website spam nilainya rendah, sedangkan nofollow dari website terpercaya dan relevan tetap bermanfaat.

Pelajari juga panduan Cara Dapat Backlink Berkualitas.

Bagaimana Mendapatkan Backlink Dofollow?

Beberapa metode yang umum digunakan:

  • Guest post di blog relevan dalam industri yang sama
  • Content placement di publisher terverifikasi
  • Digital PR — membangun relasi dengan media untuk mendapat mention organik
  • Resource page outreach

Untuk content placement yang lebih terstruktur, Linkara memungkinkan kamu cari placement di blog terverifikasi berdasarkan niche dan metrik domain tanpa outreach manual.

Jika kamu belum memahami perbedaan guest post dan placement, baca artikel Guest Post vs Blog Content Placement.

Kesalahan yang Sering Dilakukan

Hanya mengejar dofollow. Banyak pemula mengabaikan peluang nofollow yang sebenarnya bisa mendatangkan traffic dan exposure yang nyata.

Mengabaikan relevansi. Link dofollow dari website yang tidak relevan sering kali lebih lemah dibanding link nofollow dari website yang sesuai niche.

Terlalu fokus pada kuantitas. Sepuluh backlink berkualitas biasanya lebih bernilai daripada ratusan backlink berkualitas rendah.

Fokus pada Profil Backlink yang Sehat

Strategi backlink yang baik bukan tentang mengumpulkan sebanyak mungkin link dofollow. Tujuannya adalah membangun profil backlink yang relevan, natural, beragam, dan berkelanjutan.

Karena pada akhirnya, kualitas dan relevansi tetap menjadi faktor yang paling menentukan.


Baca Juga


FAQ

Apakah backlink nofollow berguna?

Ya. Nofollow tetap dapat mendatangkan traffic, brand exposure, dan membantu profil backlink terlihat lebih natural di mata Google.

Apakah semua backlink harus dofollow?

Tidak. Profil backlink yang sehat biasanya terdiri dari kombinasi dofollow dan nofollow — campuran ini justru lebih terlihat natural.

Mana yang lebih penting, dofollow atau kualitas website sumber?

Kualitas website jauh lebih penting dibanding sekadar jenis link yang digunakan. Satu nofollow dari website otoritatif dan relevan bisa lebih bernilai dari banyak dofollow dari domain berkualitas rendah.


Ditulis oleh Tim Linkara

Linkara adalah marketplace digital placement yang menghubungkan advertiser dengan blogger dan content creator untuk kebutuhan blog content placement dan influencer marketing di Indonesia.

Pelajari lebih lanjut di halaman Tentang Kami.